close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.5 C
Jakarta
Sabtu, April 4, 2026

Jalan Provinsi Kencong–Jombang Jember Rusak Parah, Warganet Ramai Mengeluh

JEMBER, mediajember.id — Kondisi Jalan Provinsi Kencong–Jombang, Kabupaten Jember, kembali menuai sorotan publik. Kerusakan parah di sejumlah titik ramai dibahas warganet di media sosial.

Unggahan foto dan video memperlihatkan jalan berlubang dan bergelombang. Saat hujan, air menggenangi badan jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Kerusakan jalan berdampak langsung pada aktivitas warga. Pelajar menjadi kelompok paling rentan saat melintas setiap hari.

Banyak pelajar terpaksa mengurangi kecepatan kendaraan. Sebagian memilih jalur alternatif yang lebih jauh demi keselamatan.

Keluhan juga datang dari pedagang di sepanjang jalur tersebut. Sugiarto, seorang pedagang, menyebut kondisi jalan semakin memprihatinkan.

Ia mengatakan situasi pagi hari sangat rawan kecelakaan. Arus sepeda motor bercampur dengan truk besar menuju pabrik semen. “Motor sering mengalah karena truk tidak mau mengalah,” kata Sugiarto.

Menurutnya, truk kerap menghindari lubang hingga memakan marka jalan. Akibatnya, pengendara motor harus menepi demi menghindari benturan.

Sugiarto berharap ada tindakan nyata dari pihak berwenang. Ia menilai semua pengguna jalan memiliki hak yang sama.

Sugiarto juga mengusulkan pengaturan jam operasional truk besar. Menurutnya, jalur Kencong–Jombang dipenuhi sekolah. Jumlah pelajar yang melintas setiap hari sangat banyak.

Ia juga mengkritisi pola perbaikan jalan yang tidak tahan lama. Penimbunan pasir dan batu dinilai cepat rusak saat hujan.

“Lebih baik sekali bangun tapi awet,” tegasnya. Ia menyarankan penggunaan aspal panas agar lebih tahan lama.

Menanggapi keluhan warga, Camat Kencong Ronny Arvianto, S.E. angkat bicara. Ia berharap perbaikan jalan segera direalisasikan.

Ronny menegaskan jalan tersebut merupakan akses utama warga. Jalur ini menghubungkan aktivitas masyarakat di tiga kecamatan. “Kami berharap perbaikan segera dilakukan,” ujarnya.

Ronny juga menekankan pentingnya perawatan pasca perbaikan. Ia mengusulkan pembatasan tonase angkutan berat. Langkah itu dinilai mencegah kerusakan ulang dalam waktu singkat.

Baca juga  SMAN Balung Gratiskan Pengambilan Ijazah, Pastikan Bebas dari Pungutan Liar
Trending
Berita terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini